Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pemda Tapanuli Tengah - Sibolga Dukung Penghentian Migrasi Koleksi Arkeologi Barus ke Cibinong Bogor
Advertisement . Scroll to see content

Investigasi Kebakaran PLTU Labuhan Angin, Sambaran Petir Diduga Jadi Penyebab

Sabtu, 10 Mei 2025 | 14:37 WIB
  • author Robert Fernando H Siregar
Investigasi Kebakaran PLTU Labuhan Angin, Sambaran Petir Diduga Jadi Penyebab
Tim gabungan Polres Tapteng dan Kantor Pusat PLN Indonesia Power tengah melakukan investigasi teknis awal pasca insiden kebakaran yang melanda Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Labuhan Angin. Foto: Polres Tapteng

TAPANULI TENGAH, iNewsSiantar.id – Tim gabungan dari Kepolisian Resor Tapanuli Tengah (Polres Tapteng) dan Kantor Pusat PLN Indonesia Power tengah melakukan investigasi teknis awal pasca insiden kebakaran yang melanda Pembangkit Listrik Tenaga Uap, PLTU Labuhan Angin.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Tapian Nauli I, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Kamis malam (8/5/2025).

Kapolres Tapteng, AKBP Wahyu Endrajaya SIK, melalui Kapolsek Kolang, AKP IE Simatupang, menjelaskan bahwa personel Polsek Kolang bersama tim Inafis Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tapteng dan tim dari kantor pusat PLN Indonesia Power telah turun langsung untuk melakukan pengecekan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Jumat (9/5/2025).

"Hasil sementara investigasi awal dari tim kantor pusat PLN Indonesia Power menunjukkan dugaan kuat bahwa penyebab kebakaran PLTU Labuhan Angin adalah akibat sambaran petir," ungkap AKP IE Simatupang kepada MPI, Sabtu (10/5/2025). Ia menambahkan, "Sebelum terjadinya kebakaran, wilayah itu memang diguyur hujan lebat dan disertai petir."

Beruntung, lanjut Simatupang, tidak ada korban jiwa maupun korban luka, baik berat maupun ringan, dalam dampak kebakaran PLTU Labuhan Angin tersebut.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut