Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Prabowo Terbitkan Aturan Baru soal Devisa Hasil Ekspor SDA
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Diminta Tidak Bikin Kabinet Gemoy

Kamis, 11 Juli 2024 | 19:51 WIB
  • author Irfan Ma'ruf
Prabowo Diminta Tidak Bikin Kabinet Gemoy
Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto diminta tidak membuat kabinet gemoy. karena beban berat akibat warisan kebijakan perekonomian yang dilakukan Presiden ketujuh RI Joko Widodo. Foto: MNC

JAKARTA, iNewsSiantar.id - Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto diminta tidak membuat kabinet gemoy. karena beban berat akibat warisan kebijakan perekonomian yang dilakukan Presiden ketujuh RI Joko Widodo. 

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Esther Sri Astuti memaparkan posisi utang pemerintahan Presiden Jokowi pada masa awal transisi dari Presiden ke-enam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan membandingkannya dengan kondisi Prabowo saat akan menjadi Presiden kedelapan RI di akhir masa jabatan Jokowi. 

Esther juga mengibaratkan warisan utang sebagai mobil. Dimana, dia menyebutkan besaran nilai utang pemerintahan SBY pada tahun 2014 mencapai Rp2.600 triliun. Sedangkan, pada saat Jokowi memerintah hingga 2024 utang yang tercatat menjadi sebesar Rp8.300 triliun, naik tiga kali lipat. 

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut