Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Terminal Tanjung Pinggir Siantar Dikeluhkan Pengusaha Bus Terkait Fasilitas dan Akses
Advertisement . Scroll to see content

Malam Takbir Mencekam, Kisah Anggota BAIS TNI di Tengah Kepungan Pemberontak Fretilin di Timor-Timur

Minggu, 30 Maret 2025 | 22:38 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Malam Takbir Mencekam, Kisah Anggota BAIS TNI di Tengah Kepungan Pemberontak Fretilin di Timor-Timur
Unit pasukan TNI saat bertugas di Timor-Timor saat masih NKRI pada 1980-1981. Foto: Dok Pribadi

Pada malam takbir itu, dia dan beberapa unit Brimob terkepung oleh pasukan pemberontak Fretilin, yang sering membuat kekacauan di Timor-Timor.

Pengepungan dimulai sejak malam takbir dan baru berakhir menjelang pagi, tepat ketika umat Islam bersiap menuju masjid atau lapangan untuk Shalat Idul Fitri.

Dia selama itu bertugas di BAIS yang sebelumnya dikenal sebagai Pusat Intelijen Strategis (Pusintelstrat), bukan seperti  pasukan batalyon yang dikirim ke Timor-Timor.

Tugasnya adalah mendapatkan informasi mengenai keberadaan musuh, serta mengumpulkan data tentang kekuatan dan kelemahan pasukan Fretilin untuk kemudian dilaporkan kepada pimpinan. Ketiadaan laporan intelijen akan menyulitkan unit pasukan RI dalam upaya mendeteksi dan menghancurkan para pemberontak.

Kembali lagi pada malam takbir yang mencekam. Ayahanda dan beberapa pasukan Brimob yang bersama dirinya tidak dapat bergerak dihujani peluru. Desing peluru terus melesak tanpa henti. "Saat peluru itu melesat, sangat jelas warnahnya merah terlihat dikegelapan malam," ujar ayahanda suatu ketika menceritakan kembali apa yang dialaminya kepada penulis.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut